BAB 1
Choi Hoon sudah bersiap.Hari ini ada pekerjaan yang harus dilakukan.Setelah memakai mantel dinginnya yang berwarna hitam sekejap pandangannya melirik kearah arloji berwarna perak ditangan kirinya dan bergumam "Masih ada waktu".
Dua potong telur mata sapi setengah matang dengan kopi hitam panas yang mengepul menjadi menu sarapannya pagi ini.Hari ini dia sangat sibuk tentu saja harus mengisi energi.Saat menyantap secangkir kopi ponsel Hoon berdering.Dari Ahn Seok jin teman sekaligus Bos dikantornya.
"Apa...??"Sambutan dingin Hoon berhasil membuat sang bos keheranan
"Apa ini sambutanmu pada bosmu sendiri?"Seok Jin pura-pura kesal
"Apa kau sangat merindukanku sampai-sampai sepagi ini meneleponku?"
"Hmmm...aku sangat merindukanmu"
Senyuman kecil tersungging dari bibir lembut Hoon.
"Katakan...apa kau tahu kau akan merusak waktu sarapanku kalau terus saja bercanda"
begitulah mereka berbicara.
"Apa kau sudah memikirkan rumah seperti apa yang akan kau buat untuk Tuan Park?"
"Akuu sedang mengerjakannya apakah ada masalah?"Tanya Hoon sedikit takut.
"Tidak aku hanya penasaran."Dari balik telepon Seok Jin malah cekikikan.hoon yang tadinya agak cemas tiba-tiba kesal dan menutup sambungan teleponnya.
"Orang gila!"Gumamnya















































