Monday, August 1, 2016

Cat House:Forever Home Part 1

BAB 1

Choi Hoon sudah bersiap.Hari ini ada pekerjaan yang harus dilakukan.Setelah memakai mantel dinginnya yang berwarna hitam sekejap pandangannya melirik kearah arloji berwarna perak ditangan kirinya dan bergumam "Masih ada waktu".
Dua potong telur mata sapi setengah matang dengan kopi hitam panas yang mengepul menjadi menu sarapannya pagi ini.Hari ini dia sangat sibuk tentu saja harus mengisi energi.Saat menyantap secangkir kopi ponsel Hoon berdering.Dari Ahn Seok jin teman sekaligus Bos dikantornya.
"Apa...??"Sambutan dingin Hoon berhasil membuat sang bos keheranan
"Apa ini sambutanmu pada bosmu sendiri?"Seok Jin pura-pura kesal
"Apa kau sangat merindukanku sampai-sampai sepagi ini meneleponku?"
"Hmmm...aku sangat merindukanmu"
Senyuman kecil tersungging dari bibir lembut Hoon.
"Katakan...apa kau tahu kau akan merusak waktu sarapanku kalau terus saja bercanda"
begitulah mereka berbicara.
"Apa kau sudah memikirkan rumah seperti apa yang akan kau buat untuk Tuan Park?"
"Akuu sedang mengerjakannya apakah ada masalah?"Tanya Hoon sedikit takut.
"Tidak aku hanya penasaran."Dari balik telepon Seok Jin malah cekikikan.hoon yang tadinya agak cemas tiba-tiba kesal dan menutup sambungan teleponnya.
"Orang gila!"Gumamnya

EPILOG

EPILOG

'Mimpi itu datang lagi'
gadis kecil itu berteriak sambil menangis,langkah kakinya yang kecil berusaha mengejar laju mobil yang mulai menjauh.

"PAMAN HENTIKAN MOBILNYA,JANGAN PERGI,BERHENTI!!!!"

Dengan putus asa gadis kecil itu terus saja berlari,sambil terisak.Kemudian mobil itu menghilang dari pandangan.


'CIII.....TT,BRRUUUU...KKKK'Sebuah mobil truk dengan muatan ikan itu menabrak mobil lain yang melaju dari arah kiri.Terdengar decitan as roda yang berusaha berhenti menghindari tubrukan tapi sayang telambat keduanya saling bertubrukan sampai akhirnya mobil truk ikan itu terbalik.Teriakan terdengar dari seluruh penjuru jalan.Bising kemudian berubah menjadi hening.Seluruh muatan tumpah ruah dijalan.Bau amis menyembul keseluruh penjuru arah.Kotak-kotak ikan yang tertutup rapat berisi ikan yang didinginkan sebagian hancur ada yang isinya berhamburan keluar ada yang hanya retak dan penyok bahkan ada yang terlihat baik-baik saja.Dengan cepat es yang keluar dri peti kotak yang pecah mengalir membasahi jalanan.Perlahan air es yang hanya berwarna bening perlahan berubah merah muda dan hanya bberselang beberapa detik saja berubah menjadi merah.Dari balik tumpukan peti ikan yang terbalik dan hancur sebuah tangan kecil menyembul keluar.Disampingnya tergeletak seekor kucing kecil mungkin berumur sekitar tiga bulan berwarna putih salju berlumuran darah dan sudah tak lagi bernafas.